Jembatan TMMD di Gebang Mulai Berdiri, Warga Pasar Rawa Sambut Harapan Baru

Langkat

Wantaranews.com – Langkat –
Debu beterbangan di antara tumpukan batu dan pasir di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Sejak pagi, suara mesin molen dan denting alat kerja bersahutan di lokasi pembangunan jembatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0203/Langkat.

Sudah 17 hari program lintas sektoral itu berjalan. Perlahan, perubahan mulai tampak di desa pesisir tersebut.

Jembatan sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter yang dibangun Satgas TMMD bersama warga kini mulai berdiri kokoh. Struktur utama sudah terlihat. Beton yang sebelumnya basah perlahan mengeras. Warga yang melintas kerap berhenti sejenak, memperhatikan pembangunan yang selama ini mereka tunggu.

Bagi masyarakat Pasar Rawa, jembatan itu bukan sekadar proyek pembangunan. Infrastruktur tersebut menjadi jalur penting penghubung aktivitas antar-dusun, terutama untuk mengangkut hasil kebun dan mempermudah akses warga sehari-hari.

Sebelumnya, akses di wilayah itu kerap menyulitkan warga, terutama saat hujan turun. Jalan berlumpur dan lintasan sempit membuat mobilitas warga terganggu.

Karena itu, pembangunan jembatan dan jalan menjadi salah satu pekerjaan yang paling dinantikan masyarakat.

Selain membangun jembatan, Satgas TMMD juga mengerjakan pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 1.500 meter dengan lebar 4 meter yang menghubungkan Dusun I, II, dan III Desa Pasar Rawa.

Di titik lain, personel TNI bersama warga turut menyelesaikan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, MCK, hingga pemasangan plat deker.

Di lapangan, pekerjaan berlangsung nyaris tanpa jeda. Sebagian personel mengangkut material, sementara lainnya menyusun rangka besi dan meratakan adukan semen. Warga ikut bekerja berdampingan bersama prajurit TNI demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

Komandan SSK TMMD Letda Inf M. Rezky mengatakan, program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

“Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pembangunan ini,” ujar Rezky.

Kini, di tengah lumpur, panas, dan suara alat kerja yang terus bergema, harapan warga Pasar Rawa perlahan mulai berdiri dalam bentuk jalan dan jembatan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *