Wantaranews.com – Serdang Bedagai
Suasana upacara bendera di SMA Negeri 1 Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin (28/7/2025), berlangsung penuh semangat dan inspirasi. Hadirnya anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai pembina upacara, serta mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) yang sedang menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN), menjadi simbol sinergi dalam mendukung kemajuan pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Dalam amanatnya, perwakilan Polri menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa untuk terus menggali potensi, meraih prestasi, serta menjauhi bahaya narkoba dan pergaulan negatif. Polri juga menekankan pentingnya pembentukan karakter positif sebagai bekal masa depan.
Sementara itu, para mahasiswa KKN Unimed turut memberikan edukasi mengenai pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Mereka membagikan informasi terkait dunia kampus dan peluang beasiswa, membuka wawasan baru bagi siswa-siswi SMA.
Momen penuh kebanggaan terjadi usai upacara saat beberapa siswa berprestasi dipanggil ke depan untuk menerima penghargaan. Dengan mengenakan ikat kepala tunjak khas budaya Melayu, para siswa menerima piagam dan uang pembinaan dari Kepala Sekolah Juni Siswanto, Wakasek Leman, Wakapolsek Ipda Brimen, mahasiswa KKN, dan para guru.
Para siswa berprestasi yang menerima penghargaan di antaranya M. Akbar (Taekwondo Juara 1 Kejurda Sumut), M. Riski Zahril (Taekwondo Juara 1 Kejurda Sumut), Deni Zafikri (Taekwondo Juara 2 Kejurda Sumut), Nazwa Anggraini Sihombing (Taekwondo Juara 1 Kejurda Sumut), Ilham Lutfi Sipahutar (Taekwondo Juara 1 Tanding Riau), M. Fahri Syahputra (Angkat Berat Juara 1 Kejurda Sergai), Rosa Marito Siagian (Juara Olimpiade Ekonomi)
“Pendekatan edukatif ini sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak kita agar menghargai norma hukum, susila, dan agama. Kita dukung penuh agar siswa terus berkarya dan berprestasi,” ujar Kepala Sekolah Juni Siswanto.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, aparat penegak hukum, dan mahasiswa dapat melahirkan generasi emas yang tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan peduli terhadap masa depan bangsa.
Liputan : J. Irwan Silitonga
