Wantaranews.com – Medan – Polrestabes Medan Melalui Unit Siber IT Resort Kriminal ( Reskrim ) Segera Mengungkap serta Membuka tabir Dalam Kasus jaringan Scamer yang sudah Sangat Meresahkan Warga masyarakat di Indonesia khususnya Di kota Medan.Jumat, 12.06.2026
Berdasarkan dari surat Kuasa yang diberikan Korban atas nama Yanti Nirwana Syahfitri Lubis kepada juru Periksa ( juper ) Briptu Ladeta Simanjuntak. Team siber IT Polrestabes Medan Lalu Bergerak cepat Serta Akan memeriksa Dan Memanggil Sejumlah Staf Karyawan BANK BCA Cabang Pembantu, Tomang Elok Medan.
Dari keterangan Yanti Selaku korban jaringan Scamer Menyebutkan, Pada Saat pelaku indra Gunawan Menghubungi dan Menelfon Korban, Awalnya pembicaraan Baik baik saja namun Ketika korban sudah Merasa dari perkataan Pelaku yang tidak baik. Lalu Korban Bergegas Ke Kantor BANK BCA Cabang Tomang Elok, Sebab Korban merasa Dirinya ditipu pelaku , Serta Sambil Mengendarai Sepeda Motor korban Dan Pelaku masih Berkomunikasi baik, Dan ketika Sesampainya di BANK BCA Tomang elok Medan, Korban Memberikan bahasa Isyarat kepada Costumer service Bank BCA Rinet Siringo ringo Bahwa korban Yanti Sedang Bicara Dengan Seorang yang Disinyalir jaringan Scamer ( penipuan ) Serta di mengerti Oleh Rinet dan lalu Mengatakan ” Matikan hp nya Bu, Bilang penipu ” sebut Rinet.
Akan tetapi yang Disesalkan Yanti Seakan akan Rinet Siringo ringo tidak Memperdulikan prihal Yang telah terjadi Dialaminya, serta rinet Masih saja Melayani Nasabah Lainnya.
Yanti mengungkapkan Apabila Rinet segera Menemui manager nya Dan segera memblokir Rekening miliknya, Setidaknya dana Tersebut bisa di Selamatkan,Ucapnya.
Yanti berharap kepada Pihak kepolisian Khususnya Polrestabes Medan Segera dapat Mengungkap serta Menangkap pelaku Dari kejahatan Jaringan Jaringan Scamer ini serta Dalam Pengungkapan Kasus Ini Sampai sejelas Jelasnya terungkap, Sebutnya.
Yanti juga mengatakan kejahatan Jaringan Scamer ini Sudah Banyak Masyarakat di Indonesia yang Menjadi korbannya, Mulai Dari kalangan Menengah kebawah Hingga kalangan atas Dan Yanti juga Menduga dalam kasus Jaringan Scamer yang Dialaminya saat ini Sudah melibatkan Berbagai pihak, Pungkasnya. (Red)
