Wantaranews.com – Tanjung Morawa – Babinsa Koramil 0201-16/TM, Serka Susanto melaksanakan monitoring kegiatan Kajian Berbasis Bencana Menuju Integrated Industrial & Culinary Hub yang Tangguh dalam rangka mendukung pengembangan Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB tersebut digelar di Aula Kantor Desa Tanjung Morawa B, Jalan Industri Dusun II. Kajian ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait pengembangan wilayah yang berkelanjutan, tangguh terhadap bencana, serta mendukung pertumbuhan sektor industri dan kuliner di Kecamatan Tanjung Morawa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Deli Serdang, Irsan, Tenaga Ahli Universitas Sumatera Utara (USU) Rahmad Nasution, Dosen USU Antoni, Sekretaris Camat Tanjung Morawa Fuad Irwan Hasibuan, Danramil 0201-16/TM Mayor Inf Baginda S. Sitompul, Wakapolsek Tanjung Morawa Iptu Ferry, Kasi PMD Kecamatan Tanjung Morawa Nurhidayah, Lurah Pekan Tanjung Morawa, para Babinsa, kepala desa se-Kecamatan Tanjung Morawa, serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para narasumber memaparkan berbagai kajian dan strategi pengembangan wilayah yang mempertimbangkan aspek mitigasi bencana, tata ruang, penguatan ekonomi masyarakat, serta potensi Tanjung Morawa sebagai kawasan industri dan pusat kuliner yang terintegrasi.
Danramil 0201-16/TM Mayor Inf Baginda S. Sitompul menyampaikan dukungannya terhadap program pembangunan yang mengedepankan aspek keselamatan dan ketahanan wilayah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, akademisi, aparat keamanan, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Babinsa Koramil 0201-16/TM yang hadir dalam kegiatan tersebut turut melakukan monitoring guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Selama pelaksanaan kajian, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif serta penuh antusiasme dari para peserta yang hadir.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menyusun rekomendasi dan perencanaan pembangunan Kecamatan Tanjung Morawa yang lebih tangguh terhadap potensi bencana serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan sektor industri dan kuliner.
